RESUME SPIN ITK 2016
SPIN ITK
(Silahturahmi, Pengenalan dan Informasi - Institut Teknologi Kalimantan) adalah
acara penyambutan mahasiswa baru Institut Teknologi Kalimantan (ITK) yang diisi
dengan silahturahmi antar Mahasiswa Baru, Mahasiswa Lama, Rektor dan para
Dosen, serta pengenalan dan memberikan informasi bagi Mahasiswa Baru untuk
mengetahui Tata Kehidupan Kampus, Peraturan Akademik dan lain-lain. Di SPIN ITK
juga, mendatangkan pembicara dari pemerintahan langsung agar Mahasiswa Baru
dapat berpikir terbuka tentang daerahnya dan memahami peran barunya sebagai
Mahasiswa. Acara yang dilaksanakan selama 3 hari ini (10 - 12 Agustus 2016)
diisi dengan materi-materi yang langsung disampaikan para dosen. Saya sebagai
Mahasiswa Baru ITK 2016 merasa kagum dengan acara penyambutan Mahasiswa di ITK
ini. Tidak ada perpeloncoan maupun senioritas yang seharusnya memang tidak
boleh dilakukan. Kami Mahasiswa Baru yang mengikuti acara ini mendapatkan
banyak informasi dan pengetahuan yang belum kami tahu tentang daerah kami
sebenarnya. Berikut adalah resume dari materi-materi yang disampaikan pada
acara SPIN ITK 2016.
Materi I
Pembicara :
Dr. Ir. H. Zairin Zain (Kepala BAPPEDA Kalimantan Timur)
Kalimantan Timur,
provinsi yang memiliki penduduk sebanyak 3,4 juta jiwa, berupaya untuk
mengoptimalkan penggunaan sumber daya alam (SDA) agar dapat memberikan
perubahan dan solusi permasalahan yang dialami provinsi Kalimantan Timur. Oleh
karena itu, Kalimantan Timur sangat memerlukan sumber daya manusia (SDM) yang
berkualitas dan memiliki keahlian agar sumber daya alam yang ada di Kalimantan
Timur tersebut dapat dipergunakan dengan baik dan dapat membuat perubahan
sendiri terhadap daerah ini. Hal inilah yang membuat gubernur Kalimantan Timr,
Drs. H. Awang Faroek Ishak, memberikan perhatian lebih akan generasi penerus /
putra-putri daerah Kalimantan Timur. Target utamanya yaitu putra-putri
daerah dapat meneruskan pendidikan hingga perguruan tinggi yang nantinya menghasilkan
sumber daya manusia yang diharapakan dapat berkontribusi dalam kemajuan daerah
Kalimantan Timur ini. Agar target utama ini tercapai, maka Pemerintah Provinsi
Kalimantan Timur telah melaksanakan beberapa program beasiswa khusus
putra-putri daerah berprestasi yang akan melanjutkan perguruan tinggi. Beberapa
dari program tersebut seperti Beasiswa Kaltim Cemerlang (BKC) dan Beasiswa
Perkeretaapian Rusia.
Beasiswa Kaltim Cemerlang (BKC) merupakan beasiswa yang diberikan untuk
putra-putri daerah Kalimantan Timur yang berprestasi dan juga pada putra-putri
yang memiliki hambatan secara finansial dalam melanjutkan pendidikannya.
Disediakan juga beberapa kategori seperti beasiswa paskibraka, beasiswa untuk
siswa pesantren, beasiswa untuk melanjutkan kedokteran dan lain-lain. Selain
itu, ada Beasiswa Perkeretaapian Rusia yang sebenarnya tergabung dalam BKC.
Beasiswa ini diadakan bertujuan untuk merealisasikan rencana pembangunan kereta
api di Kalimantan Timur. Putra-putri yang mendapatkan beasiswa ini, nantinya
akan diberangkatkan ke Rusia untuk menjalankan studi tentang perkeretaapian.
Tetapi, tak selamanya program beasiswa yang telah dijalankan oleh Pemerintah
Provinsi Kalimantan Timur terlaksana tanpa hambatan. Untuk tahun ini, 2016,
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalimantan Timur mengalami
penurunan sebesar 50% dari tahun sebelumnya. Akibatnya, program BKC terkena
imbasnya dan sedikit terhambat.
Selain
mengolah sumber daya alam (SDA) yang optimal, sumber daya manusia (SDM) yang
berkualitas juga diharapkan dapat memajukan pertumbuhan ekonomi. Karena dapat
dikatakan, pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timut masih belum merata. Sulitnya
akses menuju daerah-daerah terpencil menjadi salah satu pemicunya. Permasalahan
ini yang nantinya menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi putra-putri Kalimantan
Timur. Diharapkan, daerah-daerah terpencil tersebut nantinya memiliki akses
yang mudah karena upaya pembangunan sehingga kegiatan perekonomian masyarakat
di daerah tersebut dapat berjalan lancer sebagaimana yang ada di wilayah
perkotaan.
Oleh karena itu, dengan adanya kemudahan yang telah diberikan oleh Pemerintah
Provinsi Kalimantan Timur membuat putra-putri daerah dapat memberikan
kontribusi besar dan memajukan daerah Kalimantan Timur baik dari segi
pembangunan, ekonomi, sosial budaya, dan teknologi.
Materi II
Pembicara : Sri Sutantinah (Asisten II Setdakot
Balikpapan)
Balikpapan, salah satu dari tiga kota yang ada di Kalimantan Timur, terpilih
menjadi lokasi pembangunan kampus Institut Teknologi Kalimantan (ITK). Hal
tersebut dikarenakan Pemerintah Kota Balikpapan bersedia menyiapkan tanah
seluas 300 ha sesuai permintaan Mendikbud saat itu, Muhammad Nuh. Pembangunan
kampus ITK dimulai tahun 2012 dan Institus Teknologi Surabaya (ITS) ditunjuk
sebagai pelaksana pendirian ITK.
Kelurahan Karang Joang (KM. 15), Balikpapan, yang semula terlihat sepi,
sekarang menjadi ramai. Situasi ini tak dilewatkan warga daerah sekitar untuk
memanfaatkan lahannya dan kemudian disulap menjadi kost-kostan untuk mahasiswa
yang berasal dari luar Balikpapan. Karena itulah, pihak Pemerintah Kota
Balikpapan menghimbau para mahasiswa yang berasal dari luar Balikpapan dapat
menjaga kebersihan. Balikpapan sudah terkenal dengan kota terbersih dibuktikan
dengan diraihnya piala Adipura yang ke-18 kali hingga 2016.
Banyak penghargaan yang telah diraih kota Balikpapan. Kota yang menjadi
langganan untuk mendapatkan piala Adipura. Piala Adipura adalah penghargaan
bagi kota yang diberi predikat “terbersih” se-Indonesia. Penghargaan ini tak
lepas dari kontribusi dan konsistensi masyarakat Balikpapan untuk tetap menjaga
kebersihan. Kemudian, kota Balikpapan juga meraih penghargaan “RTRW (Rencana
Tata Ruang dan Wilayah) terbaik se-Indonesia”. Karena, kota Balikpapan berhasil
mempertahankan 30% kawasan hijau. Kemudian, dapat tegas melarang adanya
aktivitas tambang meskipun Balikpapan termasuk wilayah yan memiliki potensi
hasil tambang.
Dengan
hadirnya Institut Teknologi Kalimantan, diharapkan mampu menghasilkan sumber
daya manusia (SDM) yang berkualitas dan memiliki keahlian yang kompeten. Selain
itu, dapat memberikan solusi permasalahan dan kontribusi bagi kota Balikpapan.
Tujuannya bukan hanya untuk meraih sebuah penghargaan tetapi upaya, usaha dan
kesungguhan yang dapat menjadikan kota Balikpapan tetap jadi yang terbaik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar